Sudah sampai masanya
Kaca itu pecah
Berderai
Dan ramai lari bertempiaran
Air yang bertakung lompat lompat mengganas
Menyerang hingga ke liang lahad
Dalam deras menyimbah mengamuk bagaikan raksasa jumpa mangsa
Sungguh
Sudah sampai masanya
Gelas minumanku itu pecah
Cuma aku yang menyalahkan diri aku kenapa boleh terpecahkan kaca mahal kesayanganku ini
Sungguh tak ku ingin ia berlaku
Itulah takdir
Sudah sampai masanya
No comments:
Post a Comment